Telegram merebut kembali kendali TON setelah 6 tahun. Ini bukan sekadar kembalinya sebuah proyek, melainkan mungkin menjadi titik balik besar bagi seluruh pasar kripto.



Tweet Pavel Durov menjadi pemicu meningkatnya perhatian terhadap ekosistem TON secara tiba-tiba. Pada pengumuman 4 Mei, terungkap bahwa Telegram akan menjadi penggerak utama menggantikan Yayasan TON dan berperan sebagai validator terbesar. Sejak hari ketika operasi harus dihentikan karena gugatan SEC pada tahun 2020, akhirnya setelah enam tahun, Telegram kembali mengambil kendali TON.

Dalam dua tahun terakhir, Telegram secara bertahap mengintegrasikan TON melalui mini aplikasi dan fitur dompet. Tahun lalu, mereka secara resmi menetapkan TON sebagai mitra blockchain eksklusif. Dengan kata lain, peralihan dari mitra menjadi pemimpin adalah kelanjutan dari strategi jangka panjang.

Dalam rencana peningkatan bertahap berjumlah tujuh yang dimulai dari April berjudul "Make TON Great Again (MTONGA)", hasil besar sudah terlihat. Kecepatan pemrosesan jaringan TON meningkat sekitar 10 kali lipat, kecepatan pembuatan blok meningkat 6 kali, dan waktu konfirmasi transaksi dipersingkat menjadi kurang dari 1 detik. Biaya juga diturunkan ke tingkat yang sangat rendah, dengan biaya sekitar 0,00039 TON (sekitar 0,05 sen AS) per transaksi, hampir gratis.

Mengapa Telegram begitu berinvestasi dalam TON? Ada beberapa faktor di baliknya. Pertama, lingkungan regulasi pasar kripto yang membaik secara signifikan, menghilangkan hambatan utama untuk masuk kembali Telegram. Kedua, Telegram sendiri telah membangun arus kas yang stabil. Pendapatan kuartal pertama 2025 mencapai 870 juta dolar, meningkat 65% dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga mereka memiliki kekuatan finansial untuk terus berinvestasi di TON.

Selain itu, jumlah pengguna aktif bulanan Telegram saat ini lebih dari 1 miliar, dan platform ini telah berkembang dari sekadar aplikasi pesan menjadi platform super yang mengintegrasikan jejaring sosial, konten, perdagangan, dan Web3. Fungsi TON sebagai satu-satunya infrastruktur blockchain di platform ini adalah kekuatan utama dalam penyebarannya.

Respon pasar juga cepat. Setelah pengumuman Durov, harga TON meningkat lebih dari 66% dalam 30 hari terakhir, dan saat ini diperdagangkan sekitar 2,30 dolar. Meme coin dalam ekosistem juga langsung ramai dan menunjukkan kenaikan besar dalam waktu singkat.

Namun, ada kekhawatiran juga. Ekosistem TON sangat bergantung pada Telegram. Hampir semua aktivitas didominasi oleh NFT dan mini aplikasi gaming, sementara bidang lain seperti infrastruktur, DeFi, dan AI masih dalam tahap awal. Ketergantungan berlebihan pada satu platform dapat menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan jangka panjang.

Selain itu, jumlah pengguna on-chain mulai menurun dari puncaknya, dan total nilai terkunci (TVL) turun dari sekitar 760 juta dolar ke sekitar 77 juta dolar. Meskipun efisiensi meningkat, kekhawatiran tentang desentralisasi juga meningkat. Jika Telegram menghadapi tekanan regulasi global, pengguna dan aset TON juga berpotensi terkena dampak.

Dari segi token, Telegram membatasi kepemilikan sekitar 10%, sementara sisanya dijual melalui lock-up diskon untuk investor jangka panjang. Durov menyatakan bahwa partisipasi Telegram akan memperkuat desentralisasi jaringan dan menciptakan kondisi agar peserta utama lain dapat bergabung sebagai validator.

Bagaimanapun, bagi TON yang selama ini mengalami masa sulit, kehadiran kembali Telegram dan dukungan pribadi Durov telah meningkatkan ekspektasi pasar secara signifikan. Telegram memang awalnya adalah aplikasi pesan, tetapi kini telah bertransformasi menjadi platform inti dalam ekosistem Web3. Seberapa jauh TON akan berkembang, dan bagaimana perkembangan selanjutnya, menjadi perhatian utama.
TON-1,86%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan